Home

KELEBIHAN dan kekurangan etika teleologi

Etika Deontologi Dan Teleologi Adalah - Mendinganisasi Blo

Perbedaan besar tampak antara teleologi dengan deontologi. Teleologi berasal dari akar kata yunani telos, yang berarti akhir, tujuan, maksud, dan logos, perkataan. Etika teleologis dan deontologis adalah dua teori etika yang berlawanan yang menentukan kebaikan atau keburukan moral suatu tindakan Dalam dunia etika, teleologi bisa diartikan sebagai pertimbangan moral akan baik buruknya suatu tindakan dilakukan , Teleologi mengerti benar mana yang benar, dan mana yang salah, tetapi itu bukan ukuran yang terakhir.Yang lebih penting adalah tujuan dan akibat.Betapapun salahnya sebuah tindakan menurut hukum, tetapi jika itu bertujuan dan berakibat baik, maka tindakan itu dinilai baik.Ajaran teleologis dapat menimbulkan bahaya menghalalkan segala cara Berbeda dengan etika deontologi, etika teleologi menjawab pertanyaan bagaimana bertindak dalam situasi konkret tertentu dengan melihat tujuan atau akibat dari suatu tindakan. Dengan kata lain, etika teleologi menilai baik-buruk suatu tindakan berdasarkan tujuan atau akibat dari tindakan tersebut. Suatu tindakan dinilai baik kalau tujuannya baik dan. Konsep Dan Falsafah Etika Teleologi. PENGENALAN. Teori utilitarisme adalah merupakan perkataan yang berasal daripada perkataan latin yang membawa maksud bermanfaat .Menurut teori utilitarisme ini,suatu perbuatan adalah baik jika perkara tersebut membawa manfaat,berfaedah atau berguna. Teori utilitarisme juga disebut juga sebagai satu teori.

Etika teleologi, (teleologi dari telos Yunani , akhir; logo , sains), teori moral yang memperoleh kewajipan atau kewajiban moral dari apa yang baik atau yang diinginkan sebagai tujuan yang ingin dicapai. Juga dikenal sebagai etika konsekuensialis, menentang etika deontologi (dari deon Yunani , kewajipan), yang menyatakan bahawa piawaian asas. Etika teleologis dan deontologis adalah dua teori etika yang berlawanan yang menentukan kebaikan atau keburukan moral suatu tindakan. Etika teleologis menentukan baik atau buruknya suatu tindakan dengan memeriksa konsekuensinya sedangkan etika deontologis menentukan baik atau buruknya suatu tindakan dengan memeriksa tindakan itu sendiri

Pengertian & Contoh dari Etika Teleologi, Deontologi

ETIKA TELEOLOGI - Kumpulan Mater

Etika teleologi mengukur baik dan buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan yang ingin dicapai dengan tindakan itu atau berdasarkan akibat yang ditimbulkan oleh tindakan itu. Artinya, teleologi bisa diartikan sebagai pertimbangan moral akan baik buruknya suatu tindakan yang dilakukan Dalam bidang lain, teleologi merupakan ajaran filosofis-religius tentang eksistensi tujuan dan kebijaksanaan objektif di luar manusia . Contoh dari etika teleology : Setiap agama mempunyai tuhan dan kepercayaan yang berbeda beda dan karena itu aturan yg ada di setiap agama pun perbeda beda . Dua aliran etika teleologi : - Egoisme Eti Dalam bidang lain, teleologi merupakan ajaran filosofis-religius tentang eksistensi tujuan dan kebijaksanaan objektif di luar manusia . Contoh dari etika teleology : Setiap agama mempunyai tuhan dan kepercayaan yang berbeda beda dan karena itu aturan yg ada di setiap agama pun perbeda beda Oleh: Yohanes Wahyu Prasetyo OFM Menurut etika deontologis, tindakan dikatakan benar apabila selaras dengan prinsip kewajiban. Oleh karena itu, etika deontologis tidak menganggap akibat tindakan sebagai penilaian moral. Perlu diketahui bahwa etika deontologis dipelopori oleh Immanuel Kant (1724-1804). Sebagaimana ditegaskan Kant, norma moral mengikat mutlak dan tidak tergantung pada hasil.

Konsep Dan Falsafah Etika Teleologi: Teori Utilitarianism

  1. Teori Telelogi, Egoisme Etis, Utilitarianisme dan deontologi. 1. Etika Teleologi, Berasal dari kata Yunani telos yang berarti tujuan, sasaran, akibat dan hasil. Menurut teori ini, suatu tindakan dikatakan baik jika tujuannya baik dan membawa akibat yang baik dan berguna. Dari sudup pandang apa tujuannya, etika teleologi dibedakan menjadi.
  2. a. Etika Teleologi dari kata Yunani, telos = tujuan, Mengukur baik buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan yang mau dicapai dengan tindakan itu, atau berdasarkan akibat yang ditimbulkan oleh tindakan itu. Dua aliran etika teleologi : - Egoisme Etis - Utilitarianisme Egoisme Etis Inti pandangan egoisme adalah bahwa tindakan dari setiap orang pada dasarnya bertujuan untu
  3. Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena rahmat dan ridho-Nyalah, kami dapat menyelesaikan tugas ini, dengan judul TEORI ETIKA TELEOLOGIS dengan tepat waktu. Makalah ini jauh dari kata sempurna, dan mungkin memiliki pembahasan yang diluar konsep yang telah kami buat, maka dari itu kritik dan saran yang membangun kami harapkan agar kami bias lebih baik kedepannya

Teleologi berasal dari akar kata Yunani τέλος, telos, yang berarti akhir, tujuan, maksud, dan λόγος, logos, perkataan. Teleologi adalah ajaran yang menerangkan bahwa segala sesuatu dan segala kejadian menuju pada tujuan tertentu. Istilah teleologi dikemukakan oleh Christian Wolff, seorang filsuf Jerman abad ke-18. Teleologi merupakan sebuah studi tentang gejala-gejala yang memperlihatkan keteraturan, rancangan, tujuan, akhir, maksud, kecenderungan, sasaran, arah, dan bagaimana hal. - Etika Teleologi bersifat situasional yaitu memilih perbuatan tersebut akan mebawa akibat baik meskipun harus melanggar kewajiban atau norma yang ada. c. Contoh Kasus Etika Teleologi Seseorang yang kurang mampu dalam hal ekonomi dan membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhannya seperti makan kemudian dia mencuri teleologi, dan etika keutamaan. Agar Anda dapat mencapai hasil belajar yang optimum, ikutilah semua petunjuk dalam modul ini dengan cermat. Baca semua uraian materi ini secara berulang, aplikasikan contoh yang ada ke dalam situasi lain, kerjakan latihan dengan sungguh-sungguh, dan baca rangkuman sebelum mengerjakan tes formatif 2) Nyata secara obyektif; tindakan-tindakan manusia tertentu diketahui secara langsung, dan terbukti diri benar atau salah, baik atau buruk secara intrinsik, 3) Wajib secara universal; prinsip-prinsip atau aturan-atauran moral universal tersebut mengikat bagi semua manusia, sehingga ketika ada individu yang melanggarnya, maka dia akan merasa tidak nyaman dan bersalah. Menurut Kant, kebaikan yang sesungguhnya adalah kehendak (niat, motivasi) yang baik, sedangkan yang lainnya.

Etika teleologi falsafa

Kebaikan predikatif adalah berupa nilai-nilai yang tebal, sebagaimana yang dikonsepsikan Aristoteles, misalnya, sebagai ciri dari keutamaan atau virtue yang menghantarkan manusia kepada kebahagiaan, seperti: keberanian, pengendalian diri, kecerdasan, kebijaksanaan, persahabatan, kemurahan hati, keadilan, dan lain sebagainya.5 2 Ibid., (2013: 166); Rachels, The Elements of Moral Philosophy, (2003: 174). 3 Thompson, Some Basic notes on Virtue Ethics (lecture series) (2010: 1) 4 Ali. Teori teleologi mengatakan bahawa nilai betul atau salah bergantung kepada kesan sesuatu perbuatan yang dikenali sebagai konsekuensialisme (consequentalism).Jadi, kriteria dan piawai asas tentang sesuatu (tindakan atau peraturan) yang baik, benar, salah, jahat dan sebagainya ialah penghasilan nilai bukan moral yang dianggap baik a) Utilitarianisme merupakan teori yang bersifat meterialistik b) Utilitarianisme berkonsepkan ketenangan c) Utilitarianisme menganggap bahawa kebaikan sesuatu tindakan atau perlakuan ditentukan oleh nilai natijah daripada tindakan itu sendiri. 24. SOALAN 5 Terdapat beberapa kelemahan dan kekuatan dalam teori egoisme

Teori konsekuensialis tidak memperhatikan langsung apakah suatu tindakan dilakukan dengan niat baik atau buruk; kebanyakan orang berpikir ini sangat relevan dengan penilaian moral. Etika berbasis kewajiban setidaknya dapat mencakup niat dalam 2 cara, yaitu: Jika seseorang tidak berniat melakukan tindakan yang salah, itu mungkin kecelakaan-maka dari sudut pandang deontologis kita mungkin berpikir bahwa mereka tidak melakukan sesuatu yang pantas dikritik Berbeda dengan dengan deontologi dan teteologi, etika keutamaan lebih fokus kepada pengembangan karakter pada diri setiap orang. Mengutip Aristoteles, Keraf menulis, bahwa nilai moral ditemukan dan muncul dari pengalaman hidup dalam masyarakat, dari teladan dan contoh hidup yang diperlihatkan oleh tokoh-tokoh besar dalam menghadapi dan menyikapi persoalan-persoalan hidup ini

Utilitarisme berasal dari kata Latin utilis yang berarti bermanfaat. Menurut teori ini, suatu perbuatan adalah baik jika membawa manfaat, berfaedah atau berguna, tapi menfaat itu harus menyangkut bukan saja satu dua orang melainkan masyarakat sebagai keseluruhan. Aliran ini memberikan suatu norma bahwa baik buruknya suatu tindakan oleh akibat perbuatan itu sendiri Teori Deontologi. Disebut juga etika kewajiban. Menurut etika deontologis, yang berasal dari kata Yunani deon yang berarti kewajiban, suatu tindakan itu dipandang benar bila tindakan itu terjadi sesuai dengan norma sosial yang berlaku. Berakar pada etika Immanuel Kant (1724-1804) yang mengukur baik-buruk perbuatan dari motif pelaku tindakan Pengenalan Teori Etika Teleologi: Utilitarianisme dan Egoisme. Teori teleologi mengatakan bahawa nilai betul atau salah bergantung kepada kesan sesuatu perbuatan yang dikenali sebagai konsekuensialisme (consequentalism).Jadi, kriteria dan piawai asas tentang sesuatu (tindakan atau peraturan) yang baik, benar, salah, jahat dan sebagainya ialah penghasilan nilai bukan moral yang. Secara sederhana teleologi juga dapat disebut dengan etika akibat. Teleologi adalah ajaran yang menjelaskan segala sesuatu dan segala kejadian menuju pada tujuan tertentu. ( Soedarmo 2010, 93) Istilah teleologi ini dikemukakan oleh Christian Wolff, seorang filsuf Jerman abad ke-18 Soalan Etika dan Moral: Teleologi dan Etika. by Austin Cline. Sistem moral teleologi dicirikan terutamanya oleh tumpuan kepada akibat-akibat yang mungkin dilakukan oleh mana-mana tindakan (untuk sebab itu, mereka sering dirujuk sebagai sistem moral konsekuensial, dan kedua-dua istilah digunakan di sini). Oleh itu, untuk membuat pilihan moral.

Perbedaan Teleologis Dan Deontologis Bandingkan

Dalam dunia etika, teleologi bisa diartikan sebagai pertimbangan moral akan baik buruknya suatu tindakan dilakukan. Perbedaan besar tampak antara teleologi dengan deontologi. Secara sederhana, hal ini dapat kita lihat dari perbedaan prinsip keduanya. Dalam deontologi, kita akan melihat sebuah prinsip benar dan salah iaitu Teori Kebaikan dan Teori Teleologi. Menghuraikan teori etika moden yang utama iaitu Teori Deontologi, Teori 4 PERSPEKTIF FALSAFAH ETIKA ARISTOTLE Kebaikan moral atau kecemerlangan perwatakan terhasil daripada sikap •Kelemahan Teori Deontologi: i. Ianya tidak menyediakan sat

Nama : Rachmi Setyo Asih Npm : 15211716 Kelas : 4EA19 Softskill Etika Bisnis CONTOH KASUS ETIKA DEONTOLOGI DAN TELEOLOGI Etika Deontologi Etika Deontologi adalah sebuah istilah yang berasal dari kata Yunani 'deon' yang berarti kewajiban dan 'logos' berarti ilmu atau teori. Mengapa perbuatan ini baik dan perbuatan itu harus ditolak sebagai keburukan, deontologi menjawab a. Etika Teleologi Teleologi berasal dari akar kata Yunani telos, yang berarti akhir, tujuan, maksud, danlogos, perkataan. Teleologi adalah ajaran yang menerangkan segala sesuatu dan segala kejadian menuju pada tujuan tertentu. Istilah teleologi dikemukakan oleh Christian Wolff,seorang filsuf Jerman abad ke-18. Teleologi merupakan sebuah studi tentang gejala-gejala yang memperlihatkan. Definisi dan ciri-ciri Teori Utilitarianisme, Teori Egoisme 1.0 Pengenalan Teori Etika Teleologi: Utilitarianisme dan Egoisme. Teori teleologi mengatakan bahawa nilai betul atau salah bergantung kepada kesan sesuatu perbuatan yang dikenali sebagai konsekuensialisme (consequentalism)

Konsep Dan Falsafah Etika Teleologi: Teori Egoism

Etika teleologi membantu kesulitan etika deontologi ketika menjawab apabila dihadapkan pada situasi konkrit ketika dihadapkan pada dua atau lebih kewajiban yang bertentangan satu dengan yang lain. Jawaban yang diberikan oleh etika teleologi bersifat situasional yaitu memilih mana yang membawa akibat baik meskipun harus melanggar kewajiban, nilai norma yang lain Teleologi dan Etika: kepada euthanasia ialah membenarkan pengecualian seperti ini kepada peraturan moral tidak membunuh akan membawa kepada kelemahan peraturan yang secara umumnya mempunyai kesan positif jika ada kemungkinan untuk membantah bahawa kebaikan yang cukup akan dihasilkan,.

-Kelemahan dan kelebihan . Saya percaya diri jika berbicara di hadapan orang banyak, Saya menghabiskan waktu dan uang pada buku, internet, teknologi dan perangkat keras pada waktu luang saya untuk bersenang-senang meskipun itu pekerjaan terkait karena saya sangat tertarik dengan topik ini. Kelebihan saya orangnya suka bergaul dan menjadi pendengar yang baik sehingga cocok sekali dengan. Teori-teori Etika. Deontologi. Pengenalan. Deontologi berasal dari perkataan Yunani deon yang bermaksud yang diharuskan atau diwajibkan. Teori ini menegaskan bahawa betul atau salahnya sesuatu tindakan itu tidak berdasarkan atau ditentukan oleh akibat-akibat tindakan tersebut. Seperti Teori Teleologikal, terdapat beberapa jenis Teori. Dalam kajian etika dikenal tiga teori/aliran besar, yaitu deontologi, teleologi dan keutamaan.Setiap aliran memiliki sudut pandang sendiri-sendiri dalam menilai apakah suatu perbuatan dikatakan baik atau buruk. Etika deontologi memandang bahwa tindakan dinilai baik atau buruk berdasarkan apakah tindakan itu sesuai atau tidak dengan kewajiban. Kejahatan dan kebaikan tidak seluruhnya dianggap tidak bertentangan dapat melahirkan revolusi. Seandainya kebohongan dapat melahirkan revolusi, maka kebohongan adalah tindakan bermoral. Demikian pula, jika kebenaran dapat mempercepat revolusi, maka ia menjadi suatu kebajikan moral. Dengan demikia

Pandangan etika teleologi berkebalikan dengan etika deontologi, yaitu bahwa baik buruk suatu tindakan dilihat berdasarkan tujuan atau akibat dari perbuatan itu. Jawaban yang diberikan oleh etika teologi bersifat situasional yaitu memilih mana yang membawa akibat baik meskipun harus melanggar kewajiban, nilai norma yang lain B. Pengertian Etika Hedonisme. Etika hedonisme dalam buku-buku etika masuk dalam telologis, (dari kata Yunani telos , tujuan dan logos, kata atau fikiran), terarah pada tujuan. Etika hedonisme, biasanya dimasukkan ke kelompok teori-teori egoisme etis, karena mengusahakan kebahagiaan bagi orang yang bertindak itu sendiri (individualistik)

Kebaikan moral itu diperlukan serta cukup untuk eudaimonia. Ciri Eudaemonisme. Dibawah ini merupakan beberapa konsep paling penting dari Nicomachean Ethics atau juga Etika Nicomachean yang ditulis oleh Aristoteles (384-322) Aristoteles ini mengatakan bahwa segala aktivitas/kegiatan hidup manusia terarah kepada kebajikan Etika Utilitarianisme. Utilitarianisme dikembangkan oleh Jeremy Bentham (1784 - 1832). Dalam ajarannya Ultilitarianisme itu pada intinya adalah Bagaimana menilai baik atau buruknya kebijaksanaan sospol, ekonomi dan legal secara moral (bagaimana menilai kebijakan public yang memberikan dampak baik bagi sebanyak mungkin orang secara moral) A. ETIKA KEWAJIBAN DAN ETIKA KEUTAMAAN Ada 2 pendekatan dalam penilaian etis 1. Memandang perbuatan dan mengatakan (baik / buruk, adil / tidak adil, jujur / tidak jujur ). 2. Memandang keadaan perilaku itu sendiri. (baik / buruk, adil / tidak adil, jujur / tidak jujur ). N Kita menunjuk / memandang bukan pada norm Contoh kasus dari etika deontologi. 1. Jika seseorang diberi tugas dan melaksanakannya sesuai dengan tugas maka itu dianggap benar, sedang dikatakan salah jika tidak melaksanakan tugas. 2. Suatu tindakan bisnis akan dinilai baik oleh etika deontology bukan karena tindakan itu mendatangkan akibat baik bagi pelakunya melainkan karena tindakan itu.

TEORI ETIKA DAN PRINSIP ETIS DALAM BISNIS. I. PENTINGNYA TEORI ETIKA Kata etika memiliki beberapa makna, Webster's Collegiate Dictionary yang dikutip oleh Ronald Duska dalam buku Accounting Ethics memberi empat makna dasar dari kata etika, yaitu:. 1. Suatu disiplin terhadap apa yang baik dan buruk dan dengan tugas moral serta kewajiban Etika Teleologi adalah etika yang diukur dari apa tujuan yang dicapai oleh para pelaku kegiatan. Aktivitas akan dinilai baik jika bertujuan baik. Artinya sesuatu yang dicapai adalah sesuatu yang baik dan mempunyai akibat yang baik. Baik ditinjau dari kepentingan pihak yang terkait, maupun dilihat dari kepentingan semua pihak Etika utilitarianisme dipakai sebagai proses untuk mengambil sebuah keputusan, kebijaksanaan, ataupun untuk bertindak sehingga menjadi sebuah metode untuk bisa mengambil keputusan yang tepat tentang tindakan yang akan dilakukan. Etika utilitarianisme dipakai untuk perencanaan, mengatur sasaran dan target yang akan dicapai Etika tentu bukan hanya dimiliki bangsa tertentu. Masyarakat dan bangsa apapun mempunyai etika; ini merupakan nilai-nilai universal. Nilai-nilai etika yang dikaitkan dengan etos kerja seperti rajin, bekerja, keras, berdisplin tinggi, menahan diri, ulet, tekun dan nilai-nilai etika lainnya bisa juga ditemukan pada masyarakat dan bangsa lain

Perbezaan Antara Teleologi Dan Deontologi Bandingkan

Analisis Kelebihan dan Kekurangan Iklan (Etika Profesi Akuntansi#) Walls Magnoum Tak ada yang bisa menghalangimu dari magnoum, es krim vanilla lembut di lapisi bagian coklat yang tebal dan renyah. MAGNOUM FOR PLEASURE SEEKERS sebagai kata benda artinya sama dengan etika.11 Dari pemaparan di atas diperoleh beberapa titik temu bahwa antara akhlak, etika dan moral memiliki kesamaan dan perbedaan. Kesamaannya adalah dalam menentukan hukum/nilai perbuatan manusia dilihat dari baik dan buruk, sementara perbedaannya terletak pada tolak ukurnya

Etika Teleologi Dan Contoh Kasusnya - Moving on

Etika dalam Iklan. Pembahasan kali ini akan membahas perspektif etika periklanan menurut Carol Reuss dan David Gordon. Gordon, yang melihat dari posisi teleologis, berpendapat bahwa nilai kebenaran (truth) bukanlah etika yang harus diaplikasikan oleh periklanan.Semua orang memahami bahwa fungsi dari iklan adalah untuk menciptakan gambar yang menjual produk dan jasa, dan pada akhirnya tidak ada. Istilah etika berasal dari bahasa Yunani, Ethos yang artinya tempat tinggal yang biasa, padang rumput, kandang, kebiasaan, adat, watak, perasaan, sikap, dan cara berpikir. Secara etimologis, etika berarti ilmu tentang segala sesuatu yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan. Dalam arti ini, etika berkaitan dengan kebiasaan hidup yang baik, tata cara hidup yang baik etika deontologi, yaitu bahwa baik buruk. suatu tindakan dilihat berdasarkan tujuan. atau akibat dari perbuatan itu. . Etika teleologi bersifat situasional yaitu. memilih mana yang membawa akibat baik. meskipun harus melanggar kewajiban, nilai. norma yang lain. Pancasila sebagai Sistem Etika by Pengertian Utilitarianisme, Macam, Ciri, Dampak, dan Contohnya. Utilitarianisme adalah salah satu teori moral yang paling dikenal dan memiliki berpengaruh. Seperti bentuk konsekuensialisme lainnya, gagasan itu dianggap benar atau salah secara arti etika tergantung pada pengaruhnya. Lebih khusus lagi, satu-satunya efek tindakan yang relevan.

Etika Teleologi Pandangan etika teleologi berkebalikan dengan etika deontologi, yaitu bahwa baik buruk suatu tindakan dilihat berdasarkan tujuan atau akibat dari perbuatan itu. Etika teleologi membantu kesulitan etika deontologi ketika menjawab apabila dihadapkan pada situasi konkrit ketika dihadapkan pada dua atau lebih kewajiban yang bertentangan satu dengan yang lain MATERI ETIKA PROFESI ¨ Menurut Kamus Besar Bhs. Indonesia (1995) Etika adalah Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat ¨ Etika adalah Ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk, tentang hak dan kewajiban moral ¨ Menurut Maryani & Ludigdo (2001) Etika adalah Seperangkat aturan atau norma atau pedoman yang mengatu Etika deontologi menekankan motivasi, kemauan baik dan watak yang kuat untuk bertindak sesuai dengan kewajiban. 5. Etika Teleologi Etika Teleologi menilai baik buruk suatu tindakan berdasarkan tujuan atau akibat dari tindakan tersebut, sehingga suatu tindakan dinilai baik kalau bertujuan baik dan mendatangkan akibat baik dengan etika, sekalipun bahasa asalnya berbeda. Namun yang membedakannya adalah bahwa moral merupakan nilainilai - dan norma-norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya. Perbedaan etika dengan moralitas, bahwa moralitas adalah pandangan tentang kebaikan/kebenaran dalam masyarakat Secara umum, etika dalam Kristen memiliki 10 fungsi yaitu: Untuk mengetahui atau membandingkan mana perilaku yang baik dan perilaku yang buruk. Menjadikan umat Kristiani hidup dalam kedamaian, kesejahteraan, dan keharmonisan di dalam cinta kasih. Etika membuat manusia dapat bertanggung jawab atas hidupnya Etika sebagai disiplin ilmu berhubungan dengan kajian secara kritis tentang adat kebiasaan, nilai-nilai, dan norma perilaku manusia yang dianggap baik atau tidak baik. Dalam etika masih dijumpai banyak teori yang mencoba untuk menjelaskan suatu tindakan, sifat, atau objek perilaku yang sama dari sudut pandang atau perspektif yang berlainan